Akbid pemkab kudus menghasilkan lulusan yang berkuwalitas
tugas
Kamis, 09 Agustus 2012
Kamis, 02 Agustus 2012
tugas 3
ALAT KEBIDANAN IMPIANKU DIMASA DEPAN
,.......
ALAT
UNTUK TEST KEHAMILAN
DALAM
WAKTU 1 HARI SETELAH BERSENGGAMA
Seiring
dengan berkembangnya jaman yang begitu pesat ,.di dunia kebidananpun
gak mau kalah saing juga .........
Didunia
kebidana alat-alat kebidanan rata-rata dah pada canggih-canggih.tapi
biasanya kan orang setelah bersenggama,untuk mengetahui apakah
terjadi kehamilan atau tidak itu paling tidak kita harus menunggu 1
bulan terlebih dahulu sambil menunggu telatnya menstruasi.kemudian di
test menggunakan alat tespect yang sudah ada pada saat ini. dalam
kebidana alat ini biasanya
juga bisa memakan waktu 5 sampai 10 menit baru hasilnya dapat terbaca
,.nah disini saya akan menjelaskan tentang alat impianku dimasa depan
yaitu alat untuk test kehamilan dalam waktu 1 hari setelah
bersenggama, tapi aku belum tahu mau dikasih nama apa ya ada yang
punya ide gak ,,.,?????? tau ach yang penting sudah punya angan-angan
dulu tentang alatnya ,mau tahu ,.mari kita simak bersama okey ,......
Didalam dunia kebidanan juga sudah banyak yang sudah mempunyai
alat-alat impiannya dimasa depan ,.salah satunya juga alat ini ,.
Keuntungan
alat ini yaitu kita tidak usah menunggu terlalu lama untuk mengetahui
apakah terjadi kehamilan atau tidak, sehingga kita bisa mengetahui
hasilnya lebih cepat.
dan
alat tadi juga tidak ada efek sampingnya ,.di jamin aman semua ,.dan
sudah termasuk standar internasional .,..........
dah
pada tahu kan tentang keuntungan alat tadi ,.,.bagi yang punya
keluarga yang pingin segera mempunyai keturunan bisa cepet bertindak,
Tetapi
bisa juga disalah gunakan oleh para remaja-remaja yang nakal juga
siii... karena apabila pasangan para remaja itu setelah melakukan
hubungan sexual, kemudian dia ingin segera mengetahui apakah hamil
atau tidak, mereka bisa memanfaatkan alat tersebut.oleh karena itu
dalam pembuatan alat ini,cara penjualannya harus berhati-hati,tidak
sembarangan orang yang dapat membelinya kecuali orang yang sudah
berstatus kawin.kemudian cara membelinya harus dengan memperlihatkan
KTP terlebih dulu. 0Key,,,
Sekian
sekilas tentang alat kebidananku dimasa depan ,.,.
semoga
bermanfa'at bagi yang membaca ,.......... amin .........
Rabu, 01 Agustus 2012
tugas 4
cara Menggunakan Formula
Dalam Tabel Ms. Word
Meskipun Ms. Word tidak didesain untuk mengolah angka,
setidaknya Word juga mampu mengolah perhitungan rumus
sederhana.
Data pada tabel bisa terdiri dari angka dan teks, untuk itu Anda perlu memahami cara membaca kolom dan baris pada tabel untuk mempermudah menggunakan formula, yaitu setiap tabel yang dibuat pada Word.
Setiap kotak pada tabel akan menjadi sel seperti pada lembar kerja Excel, yang merupakan gabungan dari kolom (A, B, C, dst) dan baris (1,2, 3, dst).
Untuk kolom pertama (A) dan baris 1 disebut sel A1, kolom kedua (B) dan baris 2 disebut sel B2, dan seterusnya
Nah untuk penggunaan formula pada tabel di word tidak hanya terbatas pada penjumlahan (SUM), tetapi juga dapat mencari rata-rata (AVERAGE), nilai tertinggi (MAX), nilai terendah (MIN) dan lainnnya.
Contoh penggunaan fungsi Average, Max dan Min pada tabel di Word
Buat tabel seperti contoh berikut:
Lalu buat formula untuk isian Jumlah Nilai dengan rumus =SUM(LEFT), dengan meletakkan kursor di sel yang akan dijumlahkan lalu klik Layout dan pilih Formula
Untuk membuat Nilai Rata-rata (R2) menggunakan rumus =Average(C3:E3), dengan asumsi bahwa Ulangan harian 1 pada sel C3, ulangan harian 2 pada sel D3 dan ulangan harian 3 pada sel E3, danformula dibawahnya dengan rumus =Average(C4:E4) dan seterusnya.
Untuk membuat Nilai tertinggi (Max) dengan rumus =Max(C3:E3)
Untuk membuat Nilai terendah (Min) dengan rumus =Min(C3:E3)
Sehingga secara keseluruhanakan didapa tabel Wordyang memiliki Nilai dengan menggunakan formula
Selamat mencoba....
Data pada tabel bisa terdiri dari angka dan teks, untuk itu Anda perlu memahami cara membaca kolom dan baris pada tabel untuk mempermudah menggunakan formula, yaitu setiap tabel yang dibuat pada Word.
Setiap kotak pada tabel akan menjadi sel seperti pada lembar kerja Excel, yang merupakan gabungan dari kolom (A, B, C, dst) dan baris (1,2, 3, dst).
Untuk kolom pertama (A) dan baris 1 disebut sel A1, kolom kedua (B) dan baris 2 disebut sel B2, dan seterusnya
Nah untuk penggunaan formula pada tabel di word tidak hanya terbatas pada penjumlahan (SUM), tetapi juga dapat mencari rata-rata (AVERAGE), nilai tertinggi (MAX), nilai terendah (MIN) dan lainnnya.
Contoh penggunaan fungsi Average, Max dan Min pada tabel di Word
Buat tabel seperti contoh berikut:
Lalu buat formula untuk isian Jumlah Nilai dengan rumus =SUM(LEFT), dengan meletakkan kursor di sel yang akan dijumlahkan lalu klik Layout dan pilih Formula
Untuk membuat Nilai Rata-rata (R2) menggunakan rumus =Average(C3:E3), dengan asumsi bahwa Ulangan harian 1 pada sel C3, ulangan harian 2 pada sel D3 dan ulangan harian 3 pada sel E3, danformula dibawahnya dengan rumus =Average(C4:E4) dan seterusnya.
Untuk membuat Nilai tertinggi (Max) dengan rumus =Max(C3:E3)
Untuk membuat Nilai terendah (Min) dengan rumus =Min(C3:E3)
Sehingga secara keseluruhanakan didapa tabel Wordyang memiliki Nilai dengan menggunakan formula
Selamat mencoba....
Tuliskan email Anda jika ingin berlangganan,
sehingga setiap ada tulisan terbaru dari blog ini akan langsung
terkirim ke alamat email Anda. Untuk mengetahui tata cara
berlangganan blogamka.
Melakukan penghitungan
angka-angka memang Ms excel selalu dapat diandalkan. Banyak sekali
kemudahan-kemudahan yang didapat dengan menggunakan Ms Excel. Namun
berbeda dengan Ms Word, agak lebih sulit jika melakukan penghitungan
angka-angka. Memang pada Ms Word juga terdapat fasilitas untuk
melakukan penghitungan angka, namun tidak seperti Ms excel yang
memang khusus untuk program pengolah angka yang sudah pasti sudah
lengkap fitur-fiturnya.
Terkadang kita dihadapkan
pada dokumen yang berisi naskah tulisan yang lebih mudah dikerjakan
di Ms Word dan angka-angka yang lebih mudah jika dikerjakan
menggunakan Ms Excel. Tentunya akan repot jika mengerjakan satu
dokumen dengan dua program word dan excel. Pada Ms Word telah
tersedia fasilitas atau fitur untuk menggabungkan antara ketikan atau
tulisan dan table angka yang ada di Ms Excel. Jadi anda bisa
mengerjakan tulisan di ms word dan angka-angka di ms excel dalam
satu file Ms Word saja. Dengan demikian dalam hal mengetik naskah
dapat kemudahan dilain sisi penghitungan angka-angka juga dapat
dilakukan dengan mudah pula. Dengan kata lain kita dapat
menggabungkan Ms Word dengan Ms Excel.
Untuk melakukan hal tersebut, silahkan diikuti
langkah berikut ini :
- Bukalah Program Ms Word 2007 kemudian ketik naskah anda.
- Pada tempat dimana kita membuat table dengan angka-angka tertentu, silahkan buka ribbon Insert kemudian pilih Table. Pada pilihan yang muncul klik pada Excel Spreadsheet
- Maka jendela excel akan nampak di lembar kerja Ms Word anda, perhatikan pula menu-menu yang ada akan berubah menjadi menu-menu Ms excel.
- Setelah itu buatlah table seperti yang anda kehendaki atur sedemikan rupa sehingga posisinya pas dengan tulisan dan ketikan di ms word.
- Jika sudah klik pada area ms word. Maka table telah terbentuk, untuk mengedit datanya silahkan klik ganda pada table tersebut.
Cara Membuat Daftar Isi (Table of Contents) Pada Microsoft Office Word
Postingan ini adalah salah satu
request dari salah satu teman saya karena saat ini dia sedang
mengerjakan penulisan skripsi atau tugas akhir untuk kuliahnya, dan
mohon maaf menunggu karena kesibukan lughot yang sedang menyebarkan
ilmu komputernya. hehe..
Setelah
beberapa waktu lalu lughot membuat postingan yang
berjudul Shortcut-Shortcut
Untuk Microsoft Office Word,
artikel kali ini masih tentang office lagi, yaitu Cara Membuat Daftar
Isi Pada Microsoft Office Word
Untuk versi microsoft officenya
lughot masih menggunakan yang versi 2007 karena di komputer lughot
belum terintall yang 2010 keatas. Tapi mungkin ga banyak perbedaan
untuk cara membuat Daftar Isi pada microsoft office versi yang baru.
OK, langsung aja. Untuk membuat daftar isi menjadi lebih cepat dan
rapi yang mesti kamu perhatikan sebelumnya adalah format huruf
(Styles).
1. Dalam
pembuatan Judul format huruf harus H1 atau Heading
1.
Ini merupakan standar dalam penulisan judul, baik dalam pembuatan
website atau eBook karena dalam pembuatan eBook harus diperhatikan
agar bisa memenuhi SEO pada eBook. Lihat gambar dibawah ini untuk
lebih jelas :
2. Sub
Judul, format untuk sub judul harus berformat H2 atau Heading
2. Ini
juga merupakan standar penulisan Sub Judul. Klik gambar untuk melihat
jelas :
3. Kalau
kamu memiliki sub judul lagi kami bisa menggunakan format H3 atau
Heading 3. begitu jugaa seterusnya.
4. Setelah
semua kewajiban yang mesti di penuhi telah dipenuhi, sekarang tinggal
proses pembuatan Daftar isinya. Ini adalah inti postingan lughot kali
ini. Klik References >> Table
of Contents >>
Pilih Format sesuai kebutuhan kamu.
5. Kurang
dari 5 detik daftar isi telah selesai dibuat.
Selamat mencoba..
Catatan
: Untuk
pengguna MS Word 2003, pada langkah nomor 4 perbedaannya adalah
Klik Insert >> Reference >> Index
and Tables lalu
pilih format sesuai kebutuhan kamu.
OK, tutorial cara mudah membuat
daftar ini telah selesai.
Semoga bermanfaat.
Indeks
diperlukan untuk memudahkan pembaca mencari nama atau istilah yang
disebutkan dalam buku. Jadi, bila orang ingin memeriksa istilah
tertentu dalam buku secara cepat, orang tersebut cukup membuka
halaman-halaman tertentu seperti yang tertera pada indeks, tanpa
harus membaca buku itu secara keseluruhan.
Microsoft Word dapat membantu kita membuat indeks dan
mengurutkannya secara alfabet.
Cara Membuat Indeks
Untuk membuat indeks, terlebih dahulu kita harus menandai istilah-istilah (entri) yang akan dimasukkan ke indeks. Setelah ditandai semuanya baru dilanjutkan dengan membuat dan menampilkan indeks pada dokumen.Langkah 1: Menandai Entri untuk Indeks
- Buka dokumen yang akan dibuat indeksnya.
- Pilih teks yang ada pada dokumen untuk dijadikan entri pada
indeks.
Bila ingin menggunakan istilah baru, klik pada bagian yang ingin disisipkan entri untuk indeks (misalnya di dekat teks atau frasa tertentu).
- Pada References tab, Index
group, klik Mark Entry.

- Ketik atau edit entri di kotak Main entry.

- Untuk membuat entri pendamping (cross-reference), pada bagian
Options, klik Cross-reference dan
ketik teks pada kotak di sampingnya seperti contoh gambar berikut
ini.

- Beri format nomor halaman pada indeks dengan mencentang kotak
Bold (cetak tebal) atau Italic
(cetak miring) di bagian Page number format.
- Untuk menandai entri ini, klik tombol Mark
atau klik tombol Mark All untuk menandai semua teks
yang sama dalam dokumen.
- Selanjutnya Microsoft Word akan mengaktifkan fitur Show
All Formatting Marks yang akan menampilkan XE field
untuk entri yang telah dibuat.
Contoh tampilan akan seperti gambar berikut ini. Teks Publishing pada gambar merupakan contoh entri.
Tip: untuk menghilangkan tampilan ini, pada Home tab, Paragraph group, klik Show/Hide
atau tekan tombol CTRL + SHIFT + *.
- Lanjutkan dengan membuat entri yang lain. Bila sudah selesai,
klik Close untuk menutup kotak dialog Mark
Index Entry.
Langkah 2: Membuat Indeks
- Klik pada bagian halaman dokumen untuk membuat indeks.
Biasanya pada halaman terakhir dokumen.
- Ketik judul halaman dan tekan Enter untuk
memberi jarak antara judul dan isi indeks.
- Pada References tab, Index
group, klik Insert Index.
- Pada tab Index, kita dapat melakukan hal berikut:
- Centang kotak Right align page numbers,
untuk membuat rata kanan nomor halaman. Pilih Tab leader
yang ingin digunakan (penyambung teks dan nomor halaman berupa
garis putus-putus, titik, dan sebagainya).
- Columns, umumnya indeks terdiri dari 2
kolom. Bila ingin menambah atau mengurangi jumlah kolom, ubah angka
pada kotak di sampingnya.

- Centang kotak Right align page numbers,
untuk membuat rata kanan nomor halaman. Pilih Tab leader
yang ingin digunakan (penyambung teks dan nomor halaman berupa
garis putus-putus, titik, dan sebagainya).
- Klik OK.
- Bila ada perubahan pada entri, klik pada indeks dan tekan
tombol F9 untuk update.
Cara Edit atau Format Entri untuk Indeks
- Aktifkan fitur Show All Formatting Marks
untuk menampilkan XE field dengan mengklik Show/Hide
pada Home tab, Paragraph group.
Atau tekan tombol CTRL + SHIFT + *.
- Cari XE field yang berisi entri yang ingin diubah. Contoh XE
field: { XE " naskah" }.
Tip: Cara lain mencari field, tekan CTRL + F, klik Special, dan kemudian klik Field. Klik tombol Find Next untuk menemukan XE field. Jika Anda tidak melihat tombol Special, klik More.
- Untuk merubah atau memformat entri, ubah teks yang ada dalam
petik dua.
- Klik pada indeks dan tekan tombol F9 untuk
update.
Cara Menghapus Entri untuk Indeks
- Aktifkan fitur Show All Formatting Marks
untuk menampilkan XE field dengan mengklik Show/Hide
pada Home tab, Paragraph group.
Atau tekan tombol CTRL + SHIFT + *.
- Pilih XE field untuk entri yang akan dihapus, termasuk tanda
kurung {}, dan tekan tombol DELETE.
- Klik pada indeks dan tekan tombol F9 untuk
update.
Artikel berikut mungkin bermanfaat juga bagi Anda:
- Membuat
Daftar Isi (Table of Contents) di Word 2007
- Cara
Membuat Caption dan Daftar Otomatis untuk Gambar, Tabel dan
Persamaan (Equation) di Word 2007
- Cara
Membuat Kutipan dan Daftar Pustaka (Bibliografi) Otomatis di Word
2007
- Cara
Mengolah Footnote dan Endnote di Word 2007
tugas k-2
Pengalaman
Praktik KDPK di RSUD Tugu Rejo Semarang
Pertama
kali aQ datang ke RSUD Tugu Rejo Semarang,aQ merasa nerves,
takut,minder akan situasi di Rumah sakit.Hari pertama setelah
penyerahan aQ langsung mendapatkan sift pagi.Setelah aQ tahu kalo
mendapatkan sift pagi rasanya tidak percaya,syok,kaget karena belum
tahu harus bertindak dan melakukan apa saja selama dinas.
Setelah
hari ke-2 aQ sudah tahu tindakan apa saja yang harus dilakukan selama
sift,memang di minggu-minggu awal aQ masih kurang percaya diri karena
masih takut akan situasi dan kondisi di Rumah sakit.tetapi pada
minggu ke-2 aQ sudah terbiasa dan sudah bisa bersosialisasi baik
dengan lingkungan,perawat-perawat,CI, teman-teman praktikan dari
institusi lain,maupun dengan pasien-pasien beserta kluarganya.
Pada
suatu hari ketika aQ mendapatkan sift malam,aQ melakukan injeksi
kesemua pasien,ada salah satu pasien remaja bernama Nizar Bagus
Rahardiyanto umur 20th dengan diagnosa Fr.Remur sinistra
karena kecelakaan.orangnya manis,imut,ramah,tp sedikit pemalu,dy
mengingatkan aQ kepada sosok seseorang yang dulu pernah ada dalam
kehidupan Qu dulu.
Waktu
demi waktu berjalan,ketika aQ sedang melakukan tindakan TTV ke
ruang-ruang pasien salah satunya adalah ruangan Nizar,aQ di tanya
keluarganya.”praktikan dari mana mb?”. Dari Akbid Pemkab Kudus
bu. “jauh ya mb, dari kudus bisa praktik sampe semarang?”. Hehe
iya bu,ini sudah tugas dari akademi. “oo.... si mbk nya cantik
ya,sudah punya pacar belum mb?, pasti sudah ya?” hehe trimakasih
bu.. kemudian aQ langsung pamit keluar membuka pintu sambil
tersenyum-tersenyum sendiri.
Ada
juga aQ mendapatkan salah satu pasien yang cukup mengenang dan
terkeneng selalu. Beliau bernama Ny.Rubi'ah umur 73th
berdiagnosa Ambien. Beliau orangnya sudah pikun,maklum karena memang
sudah lanjut usia. Setiap kali beliau di visit dokter atau di beri
injeksi oleh perawat atau praktikan,pasti yang ditanyakan adalah
kapan saya pulang dok? Saya ingin segera pulang saja,saya sudah
sembuh.pasti beliau berkata seperti itu teruz. Yang paling
menghebohkan adalah ketika beliau melakukan hal-hal yang tidak
sewajarnya seorang pasien, pasti pasien-pasien tetangganya merasa
terganggu karena sikap dan ulah beliau.bahkan anaknya pun yang
menjaga beliau merasa sudah capek,lelah menghadapi sifat dan
tingkahnya.maklum,merawat orang lanjut usia memang harus extra
sabar.pada suatu hari ketika beliau akan menjali Operasi,kebetulan
yang mendapatkan sift pagi adalah aQ. Yang disuruh mengantar ke ruang
Operasi adalah aQ dengan 2 orang perawatnya,ketika sudah sampai di
ruang Operasi,Ny Rubiah sudah dipindahkan bad nya kemudain dmasukan
keruang Operasi. Stelah beberapa waktu kemudian ketika aQ dan 2 orang
perawat yang mengantarkannya tadi baru saja sampai di
ruangan,tiba-tiba ada telpon dari ruang Operasi yang memberi kabar
bahwapasien yang bernama Ny tidak jadi Operasi karena beliau tidak
bisa di anamnese dan berteriak minta ingin segera pulang saja kerumah
karena beliau merasa sudah sembuh. Setelah itu aQ dan 2 orang perawat
tadi mengambilnya lagi keruang operasi,setelah sampai diruangan lagi
keluarga si pasien menemui keruang perawat bahwa Ny rubi'ah akan
dibawa pulang kerumah saja karena sudah tidak bisa d atasi lagi,jd
keluarga pasien meminta agar pasien di ijinkan pulang saja.
Ketika
hari terakhir aQ diruang flamboyan aQ mendapatkan sift siang,di
waktu-waktu sela aQ keruangan pasien-pasien bertujuan untuk menghibur
sekalian berpamitan karena hari esoknya aQ sudah harus pindah ruangan
ke ruang amarilis 1.
Minggu, 29 Juli 2012
tugas
Cara Membuat Indeks
Untuk membuat indeks, terlebih dahulu kita harus menandai istilah-istilah (entri) yang akan dimasukkan ke indeks. Setelah ditandai semuanya baru dilanjutkan dengan membuat dan menampilkan indeks pada dokumen.
Langkah 1: Menandai Entri untuk Indeks
Buka dokumen yang akan dibuat indeksnya.
Pilih teks yang ada pada dokumen untuk dijadikan entri pada indeks.
Bila ingin menggunakan istilah baru, klik pada bagian yang ingin disisipkan entri untuk indeks (misalnya di dekat teks atau frasa tertentu).
Pada References tab, Index group, klik Mark Entry.
Ketik atau edit entri di kotak Main entry.
Untuk membuat entri pendamping (cross-reference), pada bagian Options, klik Cross-reference dan ketik teks pada kotak di sampingnya seperti contoh gambar berikut ini.
Beri format nomor halaman pada indeks dengan mencentang kotak Bold (cetak tebal) atau Italic (cetak miring) di bagian Page number format.
Untuk menandai entri ini, klik tombol Mark atau klik tombol Mark All untuk menandai semua teks yang sama dalam dokumen.
Selanjutnya Microsoft Word akan mengaktifkan fitur Show All Formatting Marks yang akan menampilkan XE field untuk entri yang telah dibuat.
Contoh tampilan akan seperti gambar berikut ini. Teks Publishing pada gambar merupakan contoh entri.
Tip: untuk menghilangkan tampilan ini, pada Home tab, Paragraph group, klik Show/Hide atau tekan tombol CTRL + SHIFT + *.
Lanjutkan dengan membuat entri yang lain. Bila sudah selesai, klik Close untuk menutup kotak dialog Mark Index Entry.
Langkah 2: Membuat Indeks
Klik pada bagian halaman dokumen untuk membuat indeks. Biasanya pada halaman terakhir dokumen.
Ketik judul halaman dan tekan Enter untuk memberi jarak antara judul dan isi indeks.
Pada References tab, Index group, klik Insert Index.
Pada tab Index, kita dapat melakukan hal berikut:
Centang kotak Right align page numbers, untuk membuat rata kanan nomor halaman. Pilih Tab leader yang ingin digunakan (penyambung teks dan nomor halaman berupa garis putus-putus, titik, dan sebagainya).
Columns, umumnya indeks terdiri dari 2 kolom. Bila ingin menambah atau mengurangi jumlah kolom, ubah angka pada kotak di sampingnya.
Klik OK.
Bila ada perubahan pada entri, klik pada indeks dan tekan tombol F9 untuk update.
Cara Edit atau Format Entri untuk Indeks
Aktifkan fitur Show All Formatting Marks untuk menampilkan XE field dengan mengklik Show/Hide pada Home tab, Paragraph group. Atau tekan tombol CTRL + SHIFT + *.
Cari XE field yang berisi entri yang ingin diubah. Contoh XE field: { XE " naskah" }.
Tip: Cara lain mencari field, tekan CTRL + F, klik Special, dan kemudian klik Field. Klik tombol Find Next untuk menemukan XE field. Jika Anda tidak melihat tombol Special, klik More.
Untuk merubah atau memformat entri, ubah teks yang ada dalam petik dua.
Klik pada indeks dan tekan tombol F9 untuk update.
Cara Menghapus Entri untuk Indeks
Aktifkan fitur Show All Formatting Marks untuk menampilkan XE field dengan mengklik Show/Hide pada Home tab, Paragraph group. Atau tekan tombol CTRL + SHIFT + *.
Pilih XE field untuk entri yang akan dihapus, termasuk tanda kurung {}, dan tekan tombol DELETE.
Klik pada indeks dan tekan tombol F9 untuk update.
Artikel berikut mungkin bermanfaat juga bagi Anda:
Membuat Daftar Isi (Table of Contents) di Word 2007
Menggunakan VLOOKUP Di OpenOffice.org
VLOOKUP adalah fungsi untuk mencari suatu nilai di suatu tabel rujukan berdasarkan nilai di suatu sel.
Tabel rujukan untuk VLOOKUP ini terdiri dari beberapa kolom dengan satu kolom paling kiri sebagai rujukan kunci untuk pencarian, dan kolom lainnya di sebelah kanan sebagai nilai yang dicari.
=VLOOKUP(Search criterion;array;index;Sort order)
=VLOOKUP(Kriteria pencarian; array; index; Pengurutan)
Kriteria pencarian adalah nilai yang dijadikan dasar pencarian untuk dicocokkan dengan kolom pertama di tabel rujukan.
Array adalah tabel rujukan, bisa dalam format rentang sel, bisa juga menggunakan RANGE yang sudah dibuat untuk suatu tabel. Minimal terdiri dari dua kolom.
Indeks adalah nomor kolom di tabel rujukan yang akan diambil nilainya. Nomor kolom paling kiri adalah 1, seterusnya dihitung berurut ke kanan.
Pengurutan adalah parameter tambahan yang tidak harus digunakan. Diisi dengan nilai boolean FALSE (atau 0) jika kolom pertama (kolom kunci) tabel rujukan tidak dalam kondisi urut. Kosongkan jika kolom rujukan tersebut dalam kondisi urut.
Tabel rujukan dengan kolom kunci terurut mempercepat pencarian dan selalu akan menghasilkan nilai walaupun jika data yang dicari tidak ada, maka akan memberikan nilai paling mendekati atau nilai paling bawah. Di tabel rujukan yang tidak terurut, data pencarian harus persis sama (Exact Match), jika tidak akan muncul pesan Error: Value Not Available.
Contoh penggunaan:
Tabel rujukan Lookup. Perhatikan rentangan kolom dan barisnya.
Contoh pemanggilan fungsi VLOOKUP ke tabel rujukan di atas. Parameter pertama VLOOKUP yaitu "kriteria pencarian" yang terlihat pada contoh adalah sel G30 yang merujuk ke NPSN no. 1. Parameter keduanya (array) adalah rentangan nilai ke tabel rujukan diatas. Parameter terakhir (indeks) adalah 2, yaitu kolom nilai yang diambil dari tabel rujukan.
Database Range dapat dibuat untuk menggantikan parameter array di formula VLOOKUP. Cara membuatnya dapat dilihat di sini.
Dengan menggunakan DATABASE RANGE, parameter kedua dari VLOOKUP bisa digantikan dengan nama DATABASE RANGE.
Ringkasan mengenai VLOOKUP:
Formula
Sel H36 = VLOOKUP(G36; SD_MI.B3:E382; 2; 0) ------> SD_MI adalah nama sheet.
Sel H37 =VLOOKUP(G37; B2:E26; 2)
Sel H38 =VLOOKUP(G38; B10:E34; 2; 0) -----> tambahan parameter nol untuk tanda urut.
Sel H39 =VLOOKUP(G39; 'file:///home/teguh/Docs-Infrastructure/Projects/OpenOffice/OOoTutorial/MasterData_SD_SBR.ods'#$SD_MI_TidakUrut.B3:E382; 2; 0)
Berdasarkan kondisi kolom kunci di tabel rujukan:
VLOOKUP dengan kolom kunci di tabel rujukan dalam kondisi terurut.
VLOOKUP dengan kolom kunci di tabel rujukan dalam kondisi tidak terurut.
Berdasarkan lokasi tabel rujukan:
VLOOKUP dalam sheet yang sama.
VLOOKUP antar sheet di berkas .ODS yang sama.
VLOOKUP antar berkas .ODS.
Cara Membuat Tabel di Word 2007
Ada beberapa cara untuk membuat tabel di Word 2007
Menggunakan template
1.Pada tab, Tables grup, klik Table, arahkan ke Quick Tables, dan kemudian klik template yang diinginkan.
2.Ganti data pada template.
Menggunakan menu Table
1. Pada Insert tab, Tables grup, klik Table.
2. Di bagian Insert Table, geser mouse untuk memilih jumlah baris dan kolom. Insert Table
Menggunakan perintah Insert Table
1.Pada Insert tab, Tables grup, klik Table, dan kemudian klik Insert Table untuk memunculkan kotak dialog.
2. Di bagian Table size, masukkan jumlah baris dan kolom.
3.Di bagian AutoFit behavior, buat pilihan untuk menyesuaikan ukuran tabel.
Menggambar tabel
1. Pada Insert tab, Tables grup, klik Table, dan kemudian klik Draw Table.
2. Pointer akan berubah menjadi pensil.
3. Buat kotak persegi. Kemudian buat garis kolom dan baris di dalamnya.
4. Untuk menghapus garis, pada Table Tools, Design tab, Draw Borders grup, klik Eraser.
5. Klik garis yang ingin dihapus.
Cara Menambah Baris dan Kolom pada Tabel
1. Klik pada sel yang ingin ditambahkan baris atau kolom.
2. Pada Table Tools, di Layout tab, Rows & Columns grup, pilih:
Rows & Colums Group
3. Insert Above, untuk menyisipkan baris baru di sebelah atas sel.
4. Insert Below, untuk menyisipkan baris baru di sebelah bawah sel.
5. Insert Left, untuk menyisipkan kolom baru di sebelah kiri sel.
6. Insert Right , untuk menyisipkan kolom baru di sebelah kanan sel.
Tip: kita juga bisa menggunakan klik kanan pada sel untuk menampilkan pilihan di atas.
Cara Menghapus Sel, Baris, Kolom atau Tabel
1. Pada Table Tools, di Layout tab, Rows & Columns grup, klik Delete.Delete Table
2.Tentukan pilihan, apakah akan menghapus sel, kolom, baris atau tabel.
Cara Menggabungkan dan Membagi Sel pada Tabel
Menggabungkan sel
1. Pilih sel-sel yang akan digabungkan.
2. Pada Table Tools, Layout tab, Merge grup, klik Merge Cells.
Membagi sel
1.Klik sebuah atau beberapa sel yang akan dibagi.
2.Pada Table Tools, Layout tab, Merge grup, klik Split Cells.
3.Masukkan jumlah kolom atau baris yang ingin dibagi.
4.Centang kotak merge cells before split, apabila sel yang ingin dibagi lebih dari satu.Misalnya, ada 2 sel yang akan dibagi menjadi 4. Bila kotak ini dicentang maka sel akan digabung dahulu baru kemudian dibagi. Sebaliknya bila kotak ini tidak dicentang, maka masing-masing sel akan dibagi 4 sehingga jumlah sel baru adalah 8.
Cara Format Tabel
Menggunakan Table Styles
1. Klik tabel yang ingin diformat.
2. Pada Table Tools, klik Design tab.
3. Di Table Styles grup, tempatkan kursor di setiap style untuk melihat tampilan tabel.Table Styles
4. Klik style yang ingin digunakan.
5. Di bagian Table Style Options grup, centang kotak elemen tabel yang ingin digunakan, seperti Header Row, Total Row, dan lain-lain.
Membuat dan Menghapus Garis Pembatas
1.Membuat Garis Pembatas
- Klik tabel atau bagian tabel yang ingin diberi garis pembatas.
- Pada Table Tools, klik Design tab.
- Di bagian Table Styles grup, klik tanda panah pada Borders, dan pilih bentuk garis pembatas yang disediakan. Atau klik Borders and Shading, dan pada Borders tab, pilih bentuk garis pembatas yang diinginkan Borders.
Menghapus Garis Pembatas
1. Klik tabel atau bagian tabel yang ingin dihapus garis pembatasnya.
2. Pada Table Tools, klik Design tab.
3. Di bagian Table Styles grup, klik tanda panah pada Borders, dan klik No Border untuk menghapus pembatas tabel.
4.Untuk menghapus bagian tertentu saja, klik tanda panah pada Borders, dan kemudian klik Borders and Shading. Pada Borders tab, di bagian preview, klik garis yang ingin dihilangkan.
Cara Mengatur Pemisahan Baris dalam Tabel
Mencegah pemisahan isi baris dalam tabel
Microsoft Word akan secara otomatis memisahkan isi baris tabel yang panjang ke halaman berikutnya bila baris tersebut terletak di akhir halaman. Untuk membuat isi baris yang panjang ini tidak terpisah dan ditempatkan semuanya di halaman selanjutnya, gunakan cara berikut:
1.Klik pada tabel.
2.Pada Table Tools, klik Layout tab.
3.Di Table grup, klik Properties, dan pilih Row tab.
4.Hilangkan pilihan pada kotak Allow row to break across pages dan klik OK.
Memisahkan tabel ke halaman selanjutnya pada baris tertentu
1.Klik pada baris yang ingin ditempatkan di halaman berikutnya.
2.Tekan CTRL+ENTER. Cara ini disebut juga page break manual.
Cara Membuat Table Heading Berulang Pada Setiap Halaman
1.Pilih baris heading (harus termasuk baris pertama pada tabel).
2. Pada Table Tools, Layout tab, Data grup, klik Repeat Header Rows.
Catatan: Table heading berulang hanya ada di print layout view atau ketika Anda mencetak dokumen tersebut. Table heading berulang tidak akan muncul bila Anda melakukan page break manual (CTRL + ENTER) dalam tabel.
3.Untuk menghilangkan table heading berulang: klik pada heading table di halaman pertama. Pada Table Tools, Layout tab, Data grup, klik Repeat Header Rows.
Mengurutkan Data pada Tabel
1.Klik pada tabel.
2.Pada Table Tools, Layout tab, Data group, klik Sort.
3.Pada kotak dialog Sort, pilih kolom atau header kolom yang dijadikan sebagai dasar pengurutan.
Memberi Penomoran Pada Sel di Tabel
1.Pilih sel pada tabel yang akan diberi nomor.
Tip: Untuk memberi nomor pada setiap baris, klik pada kolom pertama.
2. Pada Home tab, Paragraph grup, klik Numbering.
Cara Mengubah Kumpulan Teks Menjadi Tabel dan Sebaliknya
Mengubah Kumpulan Teks Menjadi Tabel
1.Masukkan tanda pemisah seperti koma dan tabs untuk menentukan dimana kumpulan teks ini akan dibagi menjadi kolom. Gunakan paragraf untuk menandai baris baru.
2.Pilih kumpulan teks yang akan diubah ke bentuk tabel.
Misalnya, kumpulan teks di bawah ini yang terdiri dari 2 paragraf akan diubah ke bentuk tabel. Pemisahnya berupa koma.
3.Pada Insert tab, Tables grup, klik Table, dan kemudian klik Convert Text to Table untuk menampilkan kotak dialog. Pengaturannya seperti di gambar berikut ini.
Convert Text to Table
4. Klik OK dan kumpulan teks akan menjadi seperti gambar berikut ini.
Text to Table
Mengubah Tabel Menjadi Kumpulan Teks
Pilih kumpulan baris atau tabel yang akan diubah menjadi paragraf.
Pada Table Tools, Layout tab, Data grup, klik Convert to Text.
Di bagian Separate text at, pilih tanda pemisah kolom yang akan digunakan. Untuk baris akan dipisahkan menjadi paragraf.
Tutorial lain mengenai tabel: Cara Mudah dan Cepat Memilih Kolom yang Panjang pada Table - Word 2003/2007.
Untuk membuat indeks, terlebih dahulu kita harus menandai istilah-istilah (entri) yang akan dimasukkan ke indeks. Setelah ditandai semuanya baru dilanjutkan dengan membuat dan menampilkan indeks pada dokumen.
Langkah 1: Menandai Entri untuk Indeks
Buka dokumen yang akan dibuat indeksnya.
Pilih teks yang ada pada dokumen untuk dijadikan entri pada indeks.
Bila ingin menggunakan istilah baru, klik pada bagian yang ingin disisipkan entri untuk indeks (misalnya di dekat teks atau frasa tertentu).
Pada References tab, Index group, klik Mark Entry.
Ketik atau edit entri di kotak Main entry.
Untuk membuat entri pendamping (cross-reference), pada bagian Options, klik Cross-reference dan ketik teks pada kotak di sampingnya seperti contoh gambar berikut ini.
Beri format nomor halaman pada indeks dengan mencentang kotak Bold (cetak tebal) atau Italic (cetak miring) di bagian Page number format.
Untuk menandai entri ini, klik tombol Mark atau klik tombol Mark All untuk menandai semua teks yang sama dalam dokumen.
Selanjutnya Microsoft Word akan mengaktifkan fitur Show All Formatting Marks yang akan menampilkan XE field untuk entri yang telah dibuat.
Contoh tampilan akan seperti gambar berikut ini. Teks Publishing pada gambar merupakan contoh entri.
Tip: untuk menghilangkan tampilan ini, pada Home tab, Paragraph group, klik Show/Hide atau tekan tombol CTRL + SHIFT + *.
Lanjutkan dengan membuat entri yang lain. Bila sudah selesai, klik Close untuk menutup kotak dialog Mark Index Entry.
Langkah 2: Membuat Indeks
Klik pada bagian halaman dokumen untuk membuat indeks. Biasanya pada halaman terakhir dokumen.
Ketik judul halaman dan tekan Enter untuk memberi jarak antara judul dan isi indeks.
Pada References tab, Index group, klik Insert Index.
Pada tab Index, kita dapat melakukan hal berikut:
Centang kotak Right align page numbers, untuk membuat rata kanan nomor halaman. Pilih Tab leader yang ingin digunakan (penyambung teks dan nomor halaman berupa garis putus-putus, titik, dan sebagainya).
Columns, umumnya indeks terdiri dari 2 kolom. Bila ingin menambah atau mengurangi jumlah kolom, ubah angka pada kotak di sampingnya.
Klik OK.
Bila ada perubahan pada entri, klik pada indeks dan tekan tombol F9 untuk update.
Cara Edit atau Format Entri untuk Indeks
Aktifkan fitur Show All Formatting Marks untuk menampilkan XE field dengan mengklik Show/Hide pada Home tab, Paragraph group. Atau tekan tombol CTRL + SHIFT + *.
Cari XE field yang berisi entri yang ingin diubah. Contoh XE field: { XE " naskah" }.
Tip: Cara lain mencari field, tekan CTRL + F, klik Special, dan kemudian klik Field. Klik tombol Find Next untuk menemukan XE field. Jika Anda tidak melihat tombol Special, klik More.
Untuk merubah atau memformat entri, ubah teks yang ada dalam petik dua.
Klik pada indeks dan tekan tombol F9 untuk update.
Cara Menghapus Entri untuk Indeks
Aktifkan fitur Show All Formatting Marks untuk menampilkan XE field dengan mengklik Show/Hide pada Home tab, Paragraph group. Atau tekan tombol CTRL + SHIFT + *.
Pilih XE field untuk entri yang akan dihapus, termasuk tanda kurung {}, dan tekan tombol DELETE.
Klik pada indeks dan tekan tombol F9 untuk update.
Artikel berikut mungkin bermanfaat juga bagi Anda:
Membuat Daftar Isi (Table of Contents) di Word 2007
Menggunakan VLOOKUP Di OpenOffice.org
VLOOKUP adalah fungsi untuk mencari suatu nilai di suatu tabel rujukan berdasarkan nilai di suatu sel.
Tabel rujukan untuk VLOOKUP ini terdiri dari beberapa kolom dengan satu kolom paling kiri sebagai rujukan kunci untuk pencarian, dan kolom lainnya di sebelah kanan sebagai nilai yang dicari.
=VLOOKUP(Search criterion;array;index;Sort order)
=VLOOKUP(Kriteria pencarian; array; index; Pengurutan)
Kriteria pencarian adalah nilai yang dijadikan dasar pencarian untuk dicocokkan dengan kolom pertama di tabel rujukan.
Array adalah tabel rujukan, bisa dalam format rentang sel, bisa juga menggunakan RANGE yang sudah dibuat untuk suatu tabel. Minimal terdiri dari dua kolom.
Indeks adalah nomor kolom di tabel rujukan yang akan diambil nilainya. Nomor kolom paling kiri adalah 1, seterusnya dihitung berurut ke kanan.
Pengurutan adalah parameter tambahan yang tidak harus digunakan. Diisi dengan nilai boolean FALSE (atau 0) jika kolom pertama (kolom kunci) tabel rujukan tidak dalam kondisi urut. Kosongkan jika kolom rujukan tersebut dalam kondisi urut.
Tabel rujukan dengan kolom kunci terurut mempercepat pencarian dan selalu akan menghasilkan nilai walaupun jika data yang dicari tidak ada, maka akan memberikan nilai paling mendekati atau nilai paling bawah. Di tabel rujukan yang tidak terurut, data pencarian harus persis sama (Exact Match), jika tidak akan muncul pesan Error: Value Not Available.
Contoh penggunaan:
Tabel rujukan Lookup. Perhatikan rentangan kolom dan barisnya.
Contoh pemanggilan fungsi VLOOKUP ke tabel rujukan di atas. Parameter pertama VLOOKUP yaitu "kriteria pencarian" yang terlihat pada contoh adalah sel G30 yang merujuk ke NPSN no. 1. Parameter keduanya (array) adalah rentangan nilai ke tabel rujukan diatas. Parameter terakhir (indeks) adalah 2, yaitu kolom nilai yang diambil dari tabel rujukan.
Database Range dapat dibuat untuk menggantikan parameter array di formula VLOOKUP. Cara membuatnya dapat dilihat di sini.
Dengan menggunakan DATABASE RANGE, parameter kedua dari VLOOKUP bisa digantikan dengan nama DATABASE RANGE.
Ringkasan mengenai VLOOKUP:
Formula
Sel H36 = VLOOKUP(G36; SD_MI.B3:E382; 2; 0) ------> SD_MI adalah nama sheet.
Sel H37 =VLOOKUP(G37; B2:E26; 2)
Sel H38 =VLOOKUP(G38; B10:E34; 2; 0) -----> tambahan parameter nol untuk tanda urut.
Sel H39 =VLOOKUP(G39; 'file:///home/teguh/Docs-Infrastructure/Projects/OpenOffice/OOoTutorial/MasterData_SD_SBR.ods'#$SD_MI_TidakUrut.B3:E382; 2; 0)
Berdasarkan kondisi kolom kunci di tabel rujukan:
VLOOKUP dengan kolom kunci di tabel rujukan dalam kondisi terurut.
VLOOKUP dengan kolom kunci di tabel rujukan dalam kondisi tidak terurut.
Berdasarkan lokasi tabel rujukan:
VLOOKUP dalam sheet yang sama.
VLOOKUP antar sheet di berkas .ODS yang sama.
VLOOKUP antar berkas .ODS.
Cara Membuat Tabel di Word 2007
Ada beberapa cara untuk membuat tabel di Word 2007
Menggunakan template
1.Pada tab, Tables grup, klik Table, arahkan ke Quick Tables, dan kemudian klik template yang diinginkan.
2.Ganti data pada template.
Menggunakan menu Table
1. Pada Insert tab, Tables grup, klik Table.
2. Di bagian Insert Table, geser mouse untuk memilih jumlah baris dan kolom. Insert Table
Menggunakan perintah Insert Table
1.Pada Insert tab, Tables grup, klik Table, dan kemudian klik Insert Table untuk memunculkan kotak dialog.
2. Di bagian Table size, masukkan jumlah baris dan kolom.
3.Di bagian AutoFit behavior, buat pilihan untuk menyesuaikan ukuran tabel.
Menggambar tabel
1. Pada Insert tab, Tables grup, klik Table, dan kemudian klik Draw Table.
2. Pointer akan berubah menjadi pensil.
3. Buat kotak persegi. Kemudian buat garis kolom dan baris di dalamnya.
4. Untuk menghapus garis, pada Table Tools, Design tab, Draw Borders grup, klik Eraser.
5. Klik garis yang ingin dihapus.
Cara Menambah Baris dan Kolom pada Tabel
1. Klik pada sel yang ingin ditambahkan baris atau kolom.
2. Pada Table Tools, di Layout tab, Rows & Columns grup, pilih:
Rows & Colums Group
3. Insert Above, untuk menyisipkan baris baru di sebelah atas sel.
4. Insert Below, untuk menyisipkan baris baru di sebelah bawah sel.
5. Insert Left, untuk menyisipkan kolom baru di sebelah kiri sel.
6. Insert Right , untuk menyisipkan kolom baru di sebelah kanan sel.
Tip: kita juga bisa menggunakan klik kanan pada sel untuk menampilkan pilihan di atas.
Cara Menghapus Sel, Baris, Kolom atau Tabel
1. Pada Table Tools, di Layout tab, Rows & Columns grup, klik Delete.Delete Table
2.Tentukan pilihan, apakah akan menghapus sel, kolom, baris atau tabel.
Cara Menggabungkan dan Membagi Sel pada Tabel
Menggabungkan sel
1. Pilih sel-sel yang akan digabungkan.
2. Pada Table Tools, Layout tab, Merge grup, klik Merge Cells.
Membagi sel
1.Klik sebuah atau beberapa sel yang akan dibagi.
2.Pada Table Tools, Layout tab, Merge grup, klik Split Cells.
3.Masukkan jumlah kolom atau baris yang ingin dibagi.
4.Centang kotak merge cells before split, apabila sel yang ingin dibagi lebih dari satu.Misalnya, ada 2 sel yang akan dibagi menjadi 4. Bila kotak ini dicentang maka sel akan digabung dahulu baru kemudian dibagi. Sebaliknya bila kotak ini tidak dicentang, maka masing-masing sel akan dibagi 4 sehingga jumlah sel baru adalah 8.
Cara Format Tabel
Menggunakan Table Styles
1. Klik tabel yang ingin diformat.
2. Pada Table Tools, klik Design tab.
3. Di Table Styles grup, tempatkan kursor di setiap style untuk melihat tampilan tabel.Table Styles
4. Klik style yang ingin digunakan.
5. Di bagian Table Style Options grup, centang kotak elemen tabel yang ingin digunakan, seperti Header Row, Total Row, dan lain-lain.
Membuat dan Menghapus Garis Pembatas
1.Membuat Garis Pembatas
- Klik tabel atau bagian tabel yang ingin diberi garis pembatas.
- Pada Table Tools, klik Design tab.
- Di bagian Table Styles grup, klik tanda panah pada Borders, dan pilih bentuk garis pembatas yang disediakan. Atau klik Borders and Shading, dan pada Borders tab, pilih bentuk garis pembatas yang diinginkan Borders.
Menghapus Garis Pembatas
1. Klik tabel atau bagian tabel yang ingin dihapus garis pembatasnya.
2. Pada Table Tools, klik Design tab.
3. Di bagian Table Styles grup, klik tanda panah pada Borders, dan klik No Border untuk menghapus pembatas tabel.
4.Untuk menghapus bagian tertentu saja, klik tanda panah pada Borders, dan kemudian klik Borders and Shading. Pada Borders tab, di bagian preview, klik garis yang ingin dihilangkan.
Cara Mengatur Pemisahan Baris dalam Tabel
Mencegah pemisahan isi baris dalam tabel
Microsoft Word akan secara otomatis memisahkan isi baris tabel yang panjang ke halaman berikutnya bila baris tersebut terletak di akhir halaman. Untuk membuat isi baris yang panjang ini tidak terpisah dan ditempatkan semuanya di halaman selanjutnya, gunakan cara berikut:
1.Klik pada tabel.
2.Pada Table Tools, klik Layout tab.
3.Di Table grup, klik Properties, dan pilih Row tab.
4.Hilangkan pilihan pada kotak Allow row to break across pages dan klik OK.
Memisahkan tabel ke halaman selanjutnya pada baris tertentu
1.Klik pada baris yang ingin ditempatkan di halaman berikutnya.
2.Tekan CTRL+ENTER. Cara ini disebut juga page break manual.
Cara Membuat Table Heading Berulang Pada Setiap Halaman
1.Pilih baris heading (harus termasuk baris pertama pada tabel).
2. Pada Table Tools, Layout tab, Data grup, klik Repeat Header Rows.
Catatan: Table heading berulang hanya ada di print layout view atau ketika Anda mencetak dokumen tersebut. Table heading berulang tidak akan muncul bila Anda melakukan page break manual (CTRL + ENTER) dalam tabel.
3.Untuk menghilangkan table heading berulang: klik pada heading table di halaman pertama. Pada Table Tools, Layout tab, Data grup, klik Repeat Header Rows.
Mengurutkan Data pada Tabel
1.Klik pada tabel.
2.Pada Table Tools, Layout tab, Data group, klik Sort.
3.Pada kotak dialog Sort, pilih kolom atau header kolom yang dijadikan sebagai dasar pengurutan.
Memberi Penomoran Pada Sel di Tabel
1.Pilih sel pada tabel yang akan diberi nomor.
Tip: Untuk memberi nomor pada setiap baris, klik pada kolom pertama.
2. Pada Home tab, Paragraph grup, klik Numbering.
Cara Mengubah Kumpulan Teks Menjadi Tabel dan Sebaliknya
Mengubah Kumpulan Teks Menjadi Tabel
1.Masukkan tanda pemisah seperti koma dan tabs untuk menentukan dimana kumpulan teks ini akan dibagi menjadi kolom. Gunakan paragraf untuk menandai baris baru.
2.Pilih kumpulan teks yang akan diubah ke bentuk tabel.
Misalnya, kumpulan teks di bawah ini yang terdiri dari 2 paragraf akan diubah ke bentuk tabel. Pemisahnya berupa koma.
3.Pada Insert tab, Tables grup, klik Table, dan kemudian klik Convert Text to Table untuk menampilkan kotak dialog. Pengaturannya seperti di gambar berikut ini.
Convert Text to Table
4. Klik OK dan kumpulan teks akan menjadi seperti gambar berikut ini.
Text to Table
Mengubah Tabel Menjadi Kumpulan Teks
Pilih kumpulan baris atau tabel yang akan diubah menjadi paragraf.
Pada Table Tools, Layout tab, Data grup, klik Convert to Text.
Di bagian Separate text at, pilih tanda pemisah kolom yang akan digunakan. Untuk baris akan dipisahkan menjadi paragraf.
Tutorial lain mengenai tabel: Cara Mudah dan Cepat Memilih Kolom yang Panjang pada Table - Word 2003/2007.
Cara Membuat Daftar Isi (Table of Contents) Pada
Microsoft Office Word
Postingan ini adalah salah satu request dari salah
satu teman saya karena saat ini dia sedang mengerjakan penulisan skripsi atau
tugas akhir untuk kuliahnya, dan mohon maaf menunggu karena kesibukan lughot
yang sedang menyebarkan ilmu komputernya. hehe..
Setelah beberapa waktu lalu lughot membuat postingan
yang berjudul Shortcut-Shortcut Untuk Microsoft
Office Word, artikel kali ini masih tentang office lagi, yaitu Cara
Membuat Daftar Isi Pada Microsoft Office Word
Untuk versi microsoft officenya lughot masih
menggunakan yang versi 2007 karena di komputer lughot belum terintall yang 2010
keatas. Tapi mungkin ga banyak perbedaan untuk cara membuat Daftar Isi pada
microsoft office versi yang baru. OK, langsung aja. Untuk membuat daftar isi
menjadi lebih cepat dan rapi yang mesti kamu perhatikan sebelumnya adalah
format huruf (Styles).
1. Dalam
pembuatan Judul format huruf harus H1 atau Heading 1. Ini merupakan
standar dalam penulisan judul, baik dalam pembuatan website atau eBook karena
dalam pembuatan eBook harus diperhatikan agar bisa memenuhi SEO pada eBook.
Lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelas :
2. Sub
Judul, format untuk sub judul harus berformat H2 atau Heading 2. Ini
juga merupakan standar penulisan Sub Judul. Klik gambar untuk melihat jelas :
3. Kalau
kamu memiliki sub judul lagi kami bisa menggunakan format H3 atau Heading 3.
begitu jugaa seterusnya.
4. Setelah
semua kewajiban yang mesti di penuhi telah dipenuhi, sekarang tinggal proses
pembuatan Daftar isinya. Ini adalah inti postingan lughot kali ini. Klik References >> Table
of Contents >> Pilih Format sesuai kebutuhan kamu.
5. Kurang dari 5 detik daftar isi telah selesai dibuat.
Selamat mencoba..
Catatan : Untuk pengguna MS Word 2003, pada langkah nomor 4 perbedaannya adalah
Klik Insert >> Reference >> Index
and Tables lalu pilih format sesuai kebutuhan kamu.
Langganan:
Postingan (Atom)












