Pengalaman
Praktik KDPK di RSUD Tugu Rejo Semarang
Pertama
kali aQ datang ke RSUD Tugu Rejo Semarang,aQ merasa nerves,
takut,minder akan situasi di Rumah sakit.Hari pertama setelah
penyerahan aQ langsung mendapatkan sift pagi.Setelah aQ tahu kalo
mendapatkan sift pagi rasanya tidak percaya,syok,kaget karena belum
tahu harus bertindak dan melakukan apa saja selama dinas.
Setelah
hari ke-2 aQ sudah tahu tindakan apa saja yang harus dilakukan selama
sift,memang di minggu-minggu awal aQ masih kurang percaya diri karena
masih takut akan situasi dan kondisi di Rumah sakit.tetapi pada
minggu ke-2 aQ sudah terbiasa dan sudah bisa bersosialisasi baik
dengan lingkungan,perawat-perawat,CI, teman-teman praktikan dari
institusi lain,maupun dengan pasien-pasien beserta kluarganya.
Pada
suatu hari ketika aQ mendapatkan sift malam,aQ melakukan injeksi
kesemua pasien,ada salah satu pasien remaja bernama Nizar Bagus
Rahardiyanto umur 20th dengan diagnosa Fr.Remur sinistra
karena kecelakaan.orangnya manis,imut,ramah,tp sedikit pemalu,dy
mengingatkan aQ kepada sosok seseorang yang dulu pernah ada dalam
kehidupan Qu dulu.
Waktu
demi waktu berjalan,ketika aQ sedang melakukan tindakan TTV ke
ruang-ruang pasien salah satunya adalah ruangan Nizar,aQ di tanya
keluarganya.”praktikan dari mana mb?”. Dari Akbid Pemkab Kudus
bu. “jauh ya mb, dari kudus bisa praktik sampe semarang?”. Hehe
iya bu,ini sudah tugas dari akademi. “oo.... si mbk nya cantik
ya,sudah punya pacar belum mb?, pasti sudah ya?” hehe trimakasih
bu.. kemudian aQ langsung pamit keluar membuka pintu sambil
tersenyum-tersenyum sendiri.
Ada
juga aQ mendapatkan salah satu pasien yang cukup mengenang dan
terkeneng selalu. Beliau bernama Ny.Rubi'ah umur 73th
berdiagnosa Ambien. Beliau orangnya sudah pikun,maklum karena memang
sudah lanjut usia. Setiap kali beliau di visit dokter atau di beri
injeksi oleh perawat atau praktikan,pasti yang ditanyakan adalah
kapan saya pulang dok? Saya ingin segera pulang saja,saya sudah
sembuh.pasti beliau berkata seperti itu teruz. Yang paling
menghebohkan adalah ketika beliau melakukan hal-hal yang tidak
sewajarnya seorang pasien, pasti pasien-pasien tetangganya merasa
terganggu karena sikap dan ulah beliau.bahkan anaknya pun yang
menjaga beliau merasa sudah capek,lelah menghadapi sifat dan
tingkahnya.maklum,merawat orang lanjut usia memang harus extra
sabar.pada suatu hari ketika beliau akan menjali Operasi,kebetulan
yang mendapatkan sift pagi adalah aQ. Yang disuruh mengantar ke ruang
Operasi adalah aQ dengan 2 orang perawatnya,ketika sudah sampai di
ruang Operasi,Ny Rubiah sudah dipindahkan bad nya kemudain dmasukan
keruang Operasi. Stelah beberapa waktu kemudian ketika aQ dan 2 orang
perawat yang mengantarkannya tadi baru saja sampai di
ruangan,tiba-tiba ada telpon dari ruang Operasi yang memberi kabar
bahwapasien yang bernama Ny tidak jadi Operasi karena beliau tidak
bisa di anamnese dan berteriak minta ingin segera pulang saja kerumah
karena beliau merasa sudah sembuh. Setelah itu aQ dan 2 orang perawat
tadi mengambilnya lagi keruang operasi,setelah sampai diruangan lagi
keluarga si pasien menemui keruang perawat bahwa Ny rubi'ah akan
dibawa pulang kerumah saja karena sudah tidak bisa d atasi lagi,jd
keluarga pasien meminta agar pasien di ijinkan pulang saja.
Ketika
hari terakhir aQ diruang flamboyan aQ mendapatkan sift siang,di
waktu-waktu sela aQ keruangan pasien-pasien bertujuan untuk menghibur
sekalian berpamitan karena hari esoknya aQ sudah harus pindah ruangan
ke ruang amarilis 1.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar